Perkembangan Sasando Elektrik_02

Sasando Elektrik,  New Release !
__________________________________________________________
Sasando yang dikembangkan Habel Edon dari dawai 30 (30 nada) yang dibuat ayahnya dikembangkan menjadi dawai 32–36-40, dawai-dawai ini dapat dibuat tergantung dari permintaan si pemain berapa dawai yang diinginkannya, apakah si pemain bisa memetik dengan jumlah dawai 36, 40 sampai 44 dawai   sesuai kesanggupan dari pemain sasando.
Akhirnya Habel Edon telah menemukan suatu bentuk sasando elektrik yang berkualitas dan telah mencapai kesempurnaan baik dalam bentuk maupun bunyi bahkan untuk  menyetem dapat dipakai alat tuner /cun nada yang biasa dipakai pada gitar elektrik.
Bagi anda yang mau berkolaborasi sasando elektrik dapat dipakai bersama efek gitar. Sasando elektrik dapat  dimainkan dengan kunci adalah C, D, G, F. Accord yang dipakai A, D7, D m, D, Am, C. G,  E m,  D m,  C7, F7.
Memetik sasando dibutuhkan kuku yang panjang dan bagi anda yang tidak mempunyai kuku yang panjang anda dapat memetiknya dengan memakai pick sasando atau kuku palsu sasando yang di disain sedemikian rupa mengikuti bentuk kuku di pemain. Sehingga anda dapat memetiknya dengan baik tanpa harus  memelihara kuku. Produksi Sasando elektrik ini memakai nama “Edon Sasando Elektrik”.
 Habel Edon disamping pandai membuat sasando elektrik ia juga bisa memetik sasando dengan 7 jarinya dan dengan segala macam irama dapat dimainkannya, baik irama dangdut, keroncong, country maupun pop,  karena sering mendampingi ayahnya dan sering diserahi tugas untuk menyetem nada. Maka Habel sering mendengar dan melihat pemain sasando yang datang kerumahnya. Diam-diam ia mulai berlatih, tetapi si pemain tidak mau rahasia permainan mereka diketahui maka setiap selesai bermain, mereka mengendurkan dawai-dawainya seperti semula. Pada waktu itu untuk membagikan ilmu pada orang sangat sulit. Habel tidak memfokuskan dirinya pada permainan sasando tetapi lebih memfokus pada pembuatan sasando, karena menurutnya masih banyak ide yang dapat ia kembangkan.
Disamping membuat Sasando Elektrik  Habel  juga membuat Sasando Akustik – listrik, ada perbedaan bunyi antara sasando akustik dan sasando elektrik, masing-masing dengan ciri khas bunyi.
______________________________________________________________
Perlu Perhatian Pemerintah
Sejak diproduksinya sasando elektrik dari tahun 1960 sampai dengan tahun 2008, 48 tahun  lamanya kami membuat sasando elektrik, dan sejak meninggalnya Arnoldus Edon, pemerintah tidak mengingat kami lagi dan kami tidak dikenal. Seakan-akan sejarah NTT melupakan kami sebagai orang yang mengembangkan sasando tradisonal dan pencetus sasando elektrik.
Pada Tahun 2008 baru kami, diperhatikan oleh Pemerintah Daerah yaitu setiap anak-anak daerah yang dianggap berjasa dan berprestasi dalam bidang kesenian  dan tepatnya  pada tanggal 20 Desember 2008, pada saat Hari Ulang Tahun Nusa Tenggara Timur (HUT NTT) yang ke 50, Arnoldus Edon mendapatkan Piagam Penghargaan, dari Gubernur Nusa Tenggara Timur sebagai orang pertama yang membuat sasando listrik.
Upaya pelestarian dan perlindungan alat musik sasando yang merupakan alat musik bangsa Indonesia terus dilakukan baik oleh pemerintah maupun sebagai pencipta Sasando Elektrik. Hak dan perlindungan ini perlu diakui dan dilindungi maka pada bulan Desember 2009  telah mengajukan permohonan pendaftaran Hak Paten di Departemen Hukum dan HAM (HKI), dengan nomor P00201000003. Sambil menunggu hak paten ini kami mohon agar Pemerintah Daerah mendukung kami dan memperhatikannya, sehingga sasando elektrik ini dapat diakui oleh pemerintah Indonesia maupun dunia internasional,  bahwa sasando elektrik adalah milik anak bangsa Indonesia dan terlebih khusus milik anak daerah Nusa Tenggara Timur.
Tanggal 11 Mei 2011 Sasando elektrik telah mendapatkan Sertifikat Merek dari Kementerian Hukum dan HAM Republik Indonesia dengan nomor IDM 000305470 dengan nama Merek “EDON”


Categories: Sejarah Sasando | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: